Terancam Punah, Kelahiran Badak Putih di Taman Safari Bogor Harapan Baru Selamatkan Spesies Langka

Ia yang diberi nama Azsyifa tersebut menjadi harapan baru bagi spesiesnya yang telah terancam punah.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Widi
Istimewa
Badak putih yang baru lahir di Taman Safari Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogorTravel.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGORTRAVEL.COM, CISARUA - Seekor badak putih (Ceratotheriumsimum) menjadi penghuni baru di Taman Safari Bogor, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Bayi badak putih berusia 2 bulan ini tumbuh sehat setelah dilahirkan dari pasangan indukan bernama Chuma, dan pejantan bernama Merdeka.

Bayi badak putih ini lahir secara normal dengan berat kurang lebih 50 kg dan tinggi 50 cm pada 26 Oktober 2020 lalu pukul 09.35 WIB.

Ia yang diberi nama Azsyifa tersebut menjadi harapan baru bagi spesiesnya yang telah terancam punah.

Dengan kelahiran bayi badak putih berjenis kelamin betina tersebut, maka saat ini Taman Safari Bogor memiliki 5 ekor badak putih, yang terdiri dari 2 ekor jantan dan 3 ekor betina.

Direktur Taman Safari Indonesia (TSI) Group, Jansen Manansang mengatakan, badak putih termasuk satwa yang hampir terancam punah.

Oleh karenanya, kelahiran Azsyifa menjadi kebanggaan Taman Safari Bogor dan juga kebanggaan bagi masyarakat Indonesia serta dunia.

Baca juga: Bersantai di Bukit Geulis Bogor, Melihat Pemandangan Perbukitan yang Hijau

"Jadi, sudah menjadi tugas kita bersama untuk menjaga dan melestarikan spesies ini agar terhindar dari kepunahan,” jelas Jansen.

Saat ini, Azsyifa masih berada dalam pantauan yang cukup ketat oleh tim medis Taman Safari Bogor.

Azsyifa masih menyusu ke induknya tiap 30 menit. Untuk menambah nutrisi, ia diberi pakan tambahan berupa kacang-kacangan, wortel, dedaunan, pisang serta rerumputan sebanyak 100 kg per-harinya.

Pemantauan pun rutin dilakukan dengan melibatkan lebih dari 5 orang keeper (perawatsatwa) yang melakukan penjagaan pada siang dan malam hari secara bergiliran.

Perawatan ekstra juga sudah dilakukan jauh sebelum Azsyifa dilahirkan, terutama saat induknya, Chuma melakukan perkawinan dengan Merdeka. 

Bayi badak putih yang lahir di Taman Safari Bogor
Bayi badak putih yang lahir di Taman Safari Bogor (Istimewa)

Mereka mengalami masa perkawinan selama kurang lebih 1 minggu. Rata-rata, perkawinan tersebut berlangsung selama 30 menit. Perkawinannya sendiri berlangsung pada Juni 2019.

Lalu, dua bulan setelah masa kawin tersebut, baru lah dilakukan pengamatan dengan menggunakan alat USG.

Dari sinilah, diketahui bahwa Chuma positif hamil dan langsung mendapatkan perawatan ekstra dantambahan pakan untuk menunjang kehamilannya.

"Kedepannya, kami akan tetap terus konsisten dalam menjalankan konservasi satwa-satwa yang terancam punah. Jadi, tetap dukung kami di tahun yang baru ini dan tahun-tahun mendatang,” ujar Jansen. (*)

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved